Kupu-Kupu Barong (Papilio memnon) yang Anggun
![]() |
| yang hitam dengan variasi merah ini, salah satu kultivar papilio memnon jantan copy right natürliches museum wien fotografer: Thomas Neubauer |
![]() |
| salah satu kultivar papilio memnon betina copy right natürliches museum wien fotografer: Thomas Neubauer |
Deskripsi fisik :
Sayap depan papilio memnon berwarna hitam
Bagian bawah sayap depan berwarna coklat gelap, pada pingir luar terdapat banyak garis garis coklat. Terdapat sebuah bintik merah dekat badan.
Sayap belakang papilio memnon berwarna hitam. Pinggirannya bergelombang. Bilah luar sayap memilki strip-strip biru.Bagian bawah sayap belakang coklat gelap. Bagian pinggir luar berwarna coklat dan memiliki dua untaian titik-titik hitam. Terdapat dua titik merah dekat badan.
Perbedaan seksual:
Warna dasar dari betina adalah coklat. Sayap depan berwarna coklat muda dan memiliki banyak strip coklat. Ada sebuah titik kuning dekat badan. Sayap belakang coklat dan memiliki ekor. Dekat badan terdapat sebuah area putih besar dengan vena berwana coklat gelap. Di pinggirnya , terdapat seuntai titik-titik kuning. Di bagian pinggir tengah terdapat sebuah titik serupa bola mata berwarna hitam. Badan (abdomen) berwarna hitam. Thorax (perut) dan kepala berwarna hitam.
Agihan:
Papilio Memnon tersebar di Asia Selatan, Asia Tenggara, Jepang, Cina barat , selatan, Taiwan. Untuk di Indonesia terdapat di Sumatra , Jawa, Kalimantan, dan Sunda kecil (Bali dan Nusa Tenggara).
![]() |
| Papilio Memnon f. Achates yang bisa ditemukan di Indonesia |
| Ulat Papilio Memnon di pohon Jeruk. Sumber gambar wikipedia |
Agaknya tidak terlalu sulit untuk mengenali kupu-kupu ini karena ia besar dan ciri-ciri fisiknya yang khas. Berbahagialah anda, jika masih bisa menikmati keindahannya di daerah anda. Saya, sayangnya, paling sering melihatnya di daerah saya di Bali saatberkungjung ke taman kupu kupu di Wanasari. Di alam bebas, terakhir saya menyaksikannya tiga bulan yang lalu di Gunung Kawi. Ia melayang sedang di atas bunga soka. Jadi pertanyaannya adalah apakah kita pernah melihat, atau akan bisa melihatnya lagi.
Untuk menopang kelestariannya ia memerlukan nektar bunga sebagai makanan dan keberadaan tanaman jeruk (citrus sp) sebagai inang.
Nb: tulisan ini akan secara berkala diedit dan ditambahi isinya.. ===
Bahan bacaan:
1. ButterflyCorner.net
2.Wikipedia Indonesia dan Inggris
3.Butterflies of Bali by Victor Mason, illustrated by I Ketut Laksana,
4.Berbagai sumber
Guntur Suyasa
Banjar Seseh, Culeg, 19072014
Kutukan Raksasa Bali; The Curse of an Ogre (Peh Bali Cartoon)




No comments:
Post a Comment